Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia
https://jurnal.fk.umi.ac.id/index.php/jpki
<p><strong>Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia (JPKI)</strong> is a scientific multidisciplinary journal was published by Unit Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (UP3M), Faculty of Medicine, Universitas Muslim Indonesia. This journal covers many general issues or issues related to community service. The purpose of this journal publication is to spread the conceptual thoughts or ideas and results of the research that have been achieved in the field of public service.</p> <p>JPKI contains various community service activities by researchers in handling and managing various potentials, obstacles, challenges and problems that exist in society. The implementation of service activities also involves the community and partner participation. Service activities are organized into activities aimed at improving community welfare.</p>Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesiaen-USJurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia2745-4495Monitoring Tekanan Darah dan Glukosa Darah sebagai Pencegahan Penyakit Degeneratif bagi Masyarakat Desa Paddinging
https://jurnal.fk.umi.ac.id/index.php/jpki/article/view/339
<p>Penyakit degeneratif seperti hipertensi dan <em>diabetes mellitus</em> merupakan masalah kesehatan global yang signifikan. <em>American Heart Association</em> melaporkan bahwa sekitar 74,5 juta orang di Amerika yang berusia di atas 20 tahun menderita hipertensi. Menghadapi tantangan kesehatan ganda berupa peningkatan kasus penyakit tidak menular, termasuk DM dan hipertensi perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diet dan komplikasi, serta memberikan edukasi mengenai penyakit degeneratif. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, skrining kesehatan melalui pengukuran tekanan darah dan kadar gula darah, serta penyediaan alat pemeriksaan dan bahan ajar yang mudah dipahami, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan. Sebelum penyuluhan, hanya 20% peserta yang memiliki pemahaman baik tentang hipertensi dan <em>diabetes mellitus</em>, namun setelah penyuluhan meningkat menjadi 86%. Pemeriksaan Kesehatan mengungkapkan bahwa 37,5% peserta mengalami pre-hipertensi, 27,5 hipertensi, dan 10% memiliki kadar glukosa darah di atas normal. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi dan skrining kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatan kesadaran dan pemahaman Masyarakat tentang penyakit degeneratif.</p>Rezky Putri Indarwati AbdullahHermiaty NasaruddinAchmad Syafii Arifin Bando
##submission.copyrightStatement##
2025-03-312025-03-31611710.33096/jpki.v6i1.339